Dondong apa Salak ….

Dondong apa salak… duku cilik-cilik … andong apa mbecak .. mlaku dimik dimik .. begitu kurang lebih lagu anak-anak yang selalu dinyanyikan oleh ibu-ibu kepada anak-anaknya .. setidaknya pada saat inyong masih kecil.. begitu simpel dan begitu sederhana baik dari segi lirik mapupun dari segi lagu itu sendiri. Tiada kalimat lirik yang rumit bahkan tiada pula irama yang mendayu-dayu. Sangat berbeda dengan lagu yang sekarang populer muncul di radio maupun di televisi.

Mungkin karena itulah saat ini hampir tidak ada ibu-ibu yang mendendangkan lagu ini kepada anak-anaknya. Sehingga anak-anak kecilpun tiada lagi menyanyikan lagu ini, bahkan anak TK sekalipun. Mungkin para guru TK juga sudah merasa bahwa lagu ini sudah kuno, jadul dan ketinggalan zaman sehingga tidak perlu lagi diajarkan di bangku TK bahkan playgroup..

Siapa sangka… ternyata di balik lirik lagu yang sederhana tersebut terkandung maksud dan ajaran tentang budi pekerti yang luhur.

Suatu hari seorang Khatib di hari Jumat pada saat berkhotbah sebelum sholat Jumat di sebuah masjid menyampaikan rahasia di balik lirik lagu “Dondong apa salak”

“Dondong apa salak duku cilik-cilik” ..yang dalam dalam Bahasa Indonesianya mempunyai arti kurang lebih … buah kedondong atau buah salak… buah duku kecil-kecil …

Apa yang menarik dari ketiga buah tersebut di atas ?

Kalau kita lihat dari morfologi alias bentuk dari ketiga buah tersebut ternyata kita bisa dapat melihat bahwa :

Buah kedondong bagian luar dari buah ini halus, namun bagian dalam atau biji dari buah ini kasar dan tajam.

Buah salak bagian luar dari buah ini kasar dan tajam, namun bagian dalam buah dan bijinya halus

Buah duku bagian dalam dari buah ini halus demikian pula bagian dalam buah dan bijinya juga halus.

Apa maksudnya kita kok disuruh membedakan bentuk dari ketiga buah tersebut di atas ???

Ternyata dengan lagu tersebut ada sebuah ajaran budi pekerti begini …..

Kita dihadapkan kepada 2 pilihan kedondong atau salak, ternyata dalam lagu itu kita disarankan untuk memilih duku ..meskipun buah duku itu kecil bentuknya.

Lebih baik kita berbuat yang baik “halus di luar dan halus di dalam” seperti karakteristik dari buah duku.. dari pada kita berbuat yang dari luar kelihatannya bagus tetapi di dalamnya kasar dan tajam seperti buah kedondong… atau daripada kita berbuat terlihat kasar dari luar meskipun dalamnya halus (baik)…

Berbuatlah sesuatu yang baik dan tidak menyakitkan baik itu yang ada di luar (fisik, verbal) maupun itu terlintas di dalam hati kita , meskipun perbuatan itu kecil..kecil…  itu filosofi dari buah duku..

Lalu apa maksud dari syair lagu Andong.. apa mbecak … mlaku dimik-dimik…

Andong adalah sebuah kendaraan angkut yang menggunakan tenaga hewan sebagai penariknya, sedangkan becak adalah kendaraan angkut yang menggunakan tenaga manusia sebagai pendorongnya.

Oleh lagu ini kita disuruh memilih….. apakah kita mau menggunakan andong atau menggunakan becak, dan kemudian oleh lagu ini kita diberi pilihan untuk berjalan meskipun itu pelan-pelan (mlaku dimik-dimik)..

Apasih sebenarnya maksud dari syair tentang andong dan becak ini… ada sebuah pelajaran yang baik .. kita sebaiknya tidak menyusahkan orang lain..atau membuat susah makhluk lain, dan kita diberi saran untuk mandiri.. berdiri di atas kaki sendiri.. mlaku dimik..dimik .. ( thimik..timik .) ..berjalan di atas kaki kita sendiri meskipun pelan-pelan .. meskipun kadang tertatih tetapi kita mesti mandiri.

Bukan berarti kita tidak boleh makan kedondong atau makan salak.. dan tentunya kita boleh saja naik andong atau naik becak .. silahkan saja..

Lagu ini hanya sebuah renungan… dan sebuah pengingat..

mbok… kayakuwe ????… Okelah kalo begitu😀

Kumpulan Software Gratis

↑ Grab this Headline Animator

6 pemikiran pada “Dondong apa Salak ….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s